Selebrasi Antoine Semenyo di laga Ghana vs Panama di Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026). (c) AP Photo/Stephanie Scarbrough
Ghana akan menghadapi Inggris pada matchday kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Gillette Stadium, Foxborough. Pertandingan Inggris vs Ghana ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026, pukul 03.00 WIB.
Inggris datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah kemenangan meyakinkan atas Kroasia. Empat gol yang tercipta membuat tim asuhan Thomas Tuchel mendapat banyak perhatian dari publik sepak bola.
Di sisi lain, Ghana memulai turnamen dengan kemenangan atas Panama. Hasil tersebut menjaga peluang Black Stars untuk bersaing memperebutkan tiket ke fase gugur.
Meski tidak masuk kategori unggulan, Ghana memiliki sejumlah pemain yang mampu merepotkan lawan. Kehadiran Antoine Semenyo menjadi salah satu alasan mengapa Inggris tidak boleh menganggap enteng pertandingan ini.
Target Realistis Ghana di Turnamen
Ekspektasi terhadap Ghana kali ini tidak setinggi generasi emas yang mencapai perempat final Piala Dunia 2010. Banyak pihak menilai kualitas skuad saat ini masih berada di bawah era tersebut.
Lolos ke babak 16 besar dianggap sebagai pencapaian yang layak. Namun, jika mampu kembali mencapai perempat final, hasil itu akan menjadi kesuksesan besar bagi sepak bola Ghana.
Pertandingan Selanjutnya
Adaptasi di Era Carlos Queiroz
Kemenangan atas Panama menunjukkan Ghana masih beradaptasi dengan pelatih baru Carlos Queiroz. Laga tersebut merupakan pertandingan kompetitif pertama Queiroz bersama tim nasional.
Struktur permainan Ghana belum sepenuhnya terbentuk. Beberapa momen terbaik justru lahir dari kualitas individu pemain ketimbang pola permainan yang benar-benar matang.
Kondisi itu cukup wajar mengingat Queiroz baru menangani tim dalam waktu singkat sebelum turnamen dimulai. Meski begitu, pendekatan bertahan rapat khas pelatih asal Portugal tersebut mulai terlihat.
Caleb Yirenkyi, Ancaman Selain Semenyo
Selain Antoine Semenyo, Inggris juga perlu mewaspadai Caleb Yirenkyi. Gelandang berusia 20 tahun itu mencetak gol kemenangan Ghana saat menghadapi Panama.
Yirenkyi dikenal memiliki tenaga besar dan kemampuan membawa bola dari lini tengah. Pemain FC Nordsjaelland tersebut bahkan mulai dibandingkan dengan legenda Ghana, Michael Essien.
Produk akademi Right to Dream itu melanjutkan tradisi Ghana yang kerap melahirkan gelandang box-to-box berkualitas. Karakter bermainnya dapat memberi tekanan tambahan bagi lini tengah Inggris.
Absennya Kudus dan Peluang Meredam Inggris
Ghana harus menjalani turnamen tanpa Mohammed Kudus yang mengalami cedera. Kehilangan pemain serbabisa tersebut menjadi kerugian besar karena ia dianggap sebagai salah satu pemimpin generasi baru Black Stars.
Meski demikian, skuad Ghana sudah terbiasa menghadapi berbagai gangguan di luar lapangan. Pergantian pelatih dan berbagai persoalan internal tidak jarang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Saat menghadapi Inggris, Ghana kemungkinan akan mengandalkan blok pertahanan rendah dan garis permainan yang rapat. Strategi itu diharapkan mampu membatasi pengaruh Harry Kane yang sedang berada dalam performa terbaik.
Jika disiplin bertahan dapat dijaga sepanjang pertandingan, Ghana memiliki peluang untuk memberikan perlawanan sengit. Namun, efektivitas penyelesaian akhir dan kemampuan meredam Kane akan menjadi faktor penentu hasil laga.
Klasemen Piala Dunia 2026



.webp)

Biang Rontoknya 7 Wakil Asia di Piala Dunia 2026, Pengamat: Faktor Kelemahan Karakter, Kualitas, dan Tim Analis
Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Skuad Uruguay Batal Pulang Pakai Pesawat Carteran
Link Live Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Vs Kanada


