Pemain Al Nassr Cristiano Ronaldo mencetak gol ke gawang Al Riyadh di Liga Arab Saudi. (c) Al Nassr
Cristiano Ronaldo mengecam aksi sejumlah suporter yang menjadikan mendiang Diogo Jota sebagai bahan ejekan dalam pertandingan Saudi Pro League. Ia meminta otoritas liga memberikan hukuman tegas kepada penggemar yang terbukti terlibat.
Insiden itu terjadi ketika Ruben Neves membela Al Hilal melawan Al Taawoun. Saat bersiap mengambil tendangan bebas, Neves diejek dengan teriakan "Jota, Jota, Jota" dari kelompok suporter.
Jota dan saudaranya, André Silva, meninggal dunia pada Juli 2025 setelah mengalami kecelakaan mobil di Spanyol. Neves memiliki hubungan sangat dekat dengan Jota sejak usia muda dan pernah menjadi rekan setimnya di klub maupun Timnas Portugal.
Ronaldo, yang juga pernah bermain bersama keduanya di Timnas Portugal, ikut bereaksi setelah video insiden tersebut viral. Ia menilai tindakan para suporter telah melewati batas dalam sepak bola.
Ronaldo Minta Hukuman Berat
Neves terlihat marah setelah mendengar ejekan tersebut dan memberikan isyarat ke arah kelompok suporter. Setelah video insiden beredar, Ronaldo menyampaikan kecamannya melalui kolom komentar di Instagram.
"Liga harus mengambil tindakan dan menghukum perilaku penggemar seperti ini," tulis Ronaldo di Instagram.
"Ini bukan lagi sepak bola, dan harus ada batasannya. Orang-orang yang berperilaku seperti ini tidak boleh diizinkan masuk ke stadion lagi," sambung pemain asal Portugal tersebut.
Bagi Ronaldo, tindakan tersebut tidak dapat dianggap sebagai bagian dari rivalitas biasa di tribune. Ia meminta Saudi Pro League mengambil langkah tegas agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Neves Punya Ikatan Erat dengan Jota
Neves dan Jota sudah bersahabat sejak masih berada di kelompok usia Porto. Keduanya kemudian bergabung dengan Wolverhampton Wanderers pada Juli 2017 dan menjadi bagian penting dari tim yang promosi ke Premier League.
Kedekatan mereka berlanjut di luar lapangan karena tinggal berdekatan di kawasan Compton, Wolverhampton. Keduanya juga berkembang menjadi pemain reguler Timnas Portugal bersama Ronaldo.
Setelah Jota meninggal dunia, Neves membuat tato di betis yang menggambarkan momen ketika mereka berpelukan. Ia juga turut mengusung peti jenazah Jota dalam pemakamannya.
Neves kemudian mewarisi nomor punggung 21 yang sebelumnya digunakan Jota di Timnas Portugal. Dengan kedekatan tersebut, ejekan yang membawa nama Jota jelas menjadi persoalan personal bagi Neves, bukan sekadar provokasi dalam pertandingan.



.webp)

Emtek Media Pegang Hak Siar Eksklusif FIFA ASEAN Cup 2026: Laga Timnas Indonesia Tayang di Indosiar, SCTV, Vidio, dan NEX
3 Tim Masih Sempurna di BRI Super League 2026/2027: Persija, Madura United, dan Bali United
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027


